PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Neuropsikologi

apraksia berpakaian

dressing apraxia

Ringkasan Singkat

Ketidakmampuan neurologis untuk memakai pakaian secara benar meskipun fungsi motorik dasar masih utuh.

Apraksia berpakaian (dressing apraxia) adalah gangguan kognitif-motorik yang membuat seseorang kesulitan atau tidak mampu mengoordinasikan gerakan yang diperlukan untuk berpakaian. Individu mungkin mencoba memakai celana melalui kepala, memakai baju terbalik, atau hanya memakai pakaian pada satu sisi tubuh saja (neglect). Hal ini bukan disebabkan oleh kelemahan otot, melainkan gangguan pada perencanaan motorik di otak.

Kondisi ini sering dikaitkan dengan kerusakan pada lobus parietal belahan otak kanan. Apraksia berpakaian merupakan gejala yang sering ditemukan pada penderita penyakit Alzheimer tahap lanjut atau korban stroke, dan biasanya memerlukan strategi rehabilitasi khusus untuk membantu pasien melakukan aktivitas perawatan diri dasar.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Heilman, K. M., & Valenstein, E. (2011). Clinical Neuropsychology.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback