apraksia berpakaian
dressing apraxia
Ringkasan Singkat
Ketidakmampuan neurologis untuk memakai pakaian secara benar meskipun fungsi motorik dasar masih utuh.
Apraksia berpakaian (dressing apraxia) adalah gangguan kognitif-motorik yang membuat seseorang kesulitan atau tidak mampu mengoordinasikan gerakan yang diperlukan untuk berpakaian. Individu mungkin mencoba memakai celana melalui kepala, memakai baju terbalik, atau hanya memakai pakaian pada satu sisi tubuh saja (neglect). Hal ini bukan disebabkan oleh kelemahan otot, melainkan gangguan pada perencanaan motorik di otak.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan kerusakan pada lobus parietal belahan otak kanan. Apraksia berpakaian merupakan gejala yang sering ditemukan pada penderita penyakit Alzheimer tahap lanjut atau korban stroke, dan biasanya memerlukan strategi rehabilitasi khusus untuk membantu pasien melakukan aktivitas perawatan diri dasar.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Heilman, K. M., & Valenstein, E. (2011). Clinical Neuropsychology.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.